Cara Budidaya Ternak Domba

Posted by Abdulloh Almubarok Tuesday, January 1, 2013 0 komentar
Ciri-Ciri Domba Asli Indonesia
  • Tumbuh relatif kecil
  • Warna dan tanda-tandanya bervariasi
Mengenal Domba Ekor Gemuk
  • Banyak terdapat di Jawa Timur, Sulawesi dan lombok
  • Tumbuh lebih besar dibanding domba asli Indonesia.
  • Jantan bertanduk kecil, betina tidak bertanduk.
  • Ujung ekor kecil
Memilih Calon Bibit Yang Baik
Calon Bibit pejantan
  • Sehat, ukuran tubuh normal, relatif panjang dan tidak cacat.
  • Dada dalam dan lebar.
  • Kaki lurus dan kuat.
  • Tumit tinggi.
  • Penampilan gagah.
  • Aktif dan besar nafsu kawinnya.
  • Buah zakar normal (2 buah, sama besar dan kenyal).
  • Alat kelamin kenyal dan dapat ereksi.
  • Sebaiknya berasal dari keturunan kembar.
  • Bulu bersih dan mengkilap.
Memilih Calon Bibit Betina
  • Sehat, tidak terlalu gemuk dan tidak cacat.
  • Kaki lurus dan kuat.
  • Alat kelaminnya normal.
  • Mempunyai sifat keibuan (mengasuh anak) yang baik.
Dewasa Kelamin - Birahi
  • Dewasa kelamin = keadaan dimana ternak siap melakukan proses resproduksi (menghasilkan anak).
  • Kambing / Domba mencapai dewasa kelamin umur 10-12 bulan, jantan sebaiknya diatas 1 tahun.
  • Perkawinan dapat berhasil bila ternak betina sedang birahi.
  • Birahi akan terulang kurang lebih 19 hari kemudian (bila ternak tidak bunting).
Tanda-Tanda Birahi
  • Alat kelamin luar basah, merah, membengkak dan hangat.
  • Menggerak-gerakan ekornya.
  • Diam saja bila dikawini pejantan atau dinaiki ternak lain.
  • Ternak gelisah (ribut).
  • Nafsu makan menurun.
Perkawinan
  • Waktu yang baik untuk mengawinkan ternak 12-18 jam setelah terlihat tanda-tanda pertama birahi.
  • Untuk menghindari kegagalan perkawinan, sebaiknya ternak betina yang sedang birahi dan pejantan ditempatkan dalam satu kandang.
Kebuntingan
  • Tidak terlihat tanda-tanda birahi pada siklus birahi berikutnya.
  • Perut sebelah kanan membesar.
  • Ambing menurun.
  • Sering menggesekan badan ke dingding kandang.
  • Tampak lebih tenang.
  • Masa kebuntigan kurang lebih 150 hari (5 bulan).
Penanganan Ternak Bunting
  • Kandang terpisah tidak boleh di campur dengan ternak yang lain.
  • Jaga kebersihan kandang, baik lantai maupun kolong kandang.
  • Lantai kandang harus rapi dan dalam keadaan baik agar ternak bunting tidak terprosok.
  • Mencukur bulu ternak (bunting muda).
  • Berikan pakan yang baik terutama 2 bulan sebelum melahirkan sampai 3 bulan setelah melahirkan.
Tanda - Tanda Induk Akan Melahirkan
  • Pinggul mengendur.
  • Ambing sangat besar dan puting susu terisi penuh.
  • Alat kelamin (vulva) membengkak kemerah-merahan dan lembab.
  • Gelisah, mengaruk-garuk lantai kandang dan mengembik.
  • Nafsu makan menurun..
Perawatan Anak Yang Baru Lahir
  • Setelah anak lahir maka akan segera menyusu induknya. Bila terjadi kesulitan maka perlu di bantu untuk segera menyusu biar ada kekuatan buat si anak.
  • Anak yang tidak menyusu dalam waktu 12 jam setelah lahir karena induknya mati, harus diberi susu jolong buatan pada hari ke 1 d an ke 2 sebagai pengganti kolostrum (susu jolong) induk.
Pembuatan Susu Jolong Buatan
  • Campurkan 0,25-0,5 liter susu sapi / bubuk dengan satu sendok teh minyak ikan, satu butir telur ayam dan setengah sendok makan gula pasir. Berikan secara langsung (dicekok) 3-4 kali/hari. Apabila selama 2 hari anak tidak berak, berikan secara langsung satu sendok teh minyak jarak.
Sekian dan terimakasih jika ada pertanyaan atau kritik dan saran mohon komentarnya di bawah. Trimakasih


TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Cara Budidaya Ternak Domba
Ditulis oleh Abdulloh Almubarok
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://petani-indo.blogspot.com/2013/01/cara-budidaya-ternak-domba.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

0 komentar:

Post a Comment

Tutorial SEO dan Blog support Online Shop Tas Wanita - Original design by Bamz | Copyright of BIDANG PERTANIAN.