Sunday, January 31, 2016

FAKTOR KEGAGALAN BUDI DAYA IKAN LELE

Salam sejahtera shabat tani semuanya. Ikan lele memang sedang naik daun masa kini dan pembudidaya nya semakin lama sampai sekarang semakin banyak, karena permintaan pasar pun semakin meningkat. Budi daya ikan lele memang bisa di budi dayakan di berbagai daerah karena lele cepat beradaptasi terhadap lingkungan jadi budi daya lele banyak digemari oleh para petani dan pengusaha sekaligus. Tapi yang bidang pertanian sayangkan adalah banyak yang pembudidaya lele berhenti di tengah jalan, karena dalam usaha pasti ada naik dan turunnya dan ada sukses pasti ada yang gagal. Maka dari itu bidang pertanian sangat menyarankan bagi pemula yang bau budi daya ikan lele seharusnya pelajari dan kenali dahulu prinsip-prinsip budi daya lele dan faktor-faktor kegagalan ikan lele, agar Anda siap untuk budi daya ikan lele tidak berhenti di tengah jalan. Karena banyak pengusaha lele yag akhirnya berhenti di tengah jalan begitu saja karena awalnya melihat orang lain yang duluan sukses di bidang budi daya lele dan akhirnya dia minat dan tergiur olehnya, tapi sayangnya dia tidak di pelajari dulu trik budi daya ikan lele tersebut dan tidak mengetahui faktor/penyebab kegagalan budi daya ikan lele tersebut. Yang akhirnya modal udah keluar banyak tapi kesuksesan pun atau yang di harapkannya tidak tercapai.
Dengan demikianlah bidang pertanian akan membahas tentang faktor kegagalan budi daya ikan lele

Tidak Mengetahui Bagian Sulitnya Budi Daya Lele

Kenapa saya bilang sebagai berikut, karena kebanyakan orang yang memulai usahanya dikarenakan tergiur oleh kenikmatan orang lain yang sudah duluan menjalankan usaha budi daya lele, tetapi tidak siap apa yang akan kita hadapi di kala kita memulai usaha budi daya lele.
Jadi buat pemula yang mau menjalankan usaha di bidang budi daya lele, seharusnya Anda jangan melihat kenikmatannya, tetapi Anda harus melihat perjuangannya dalam budi daya ikan lele. Supaya Anda tidak menyesal di kemudian hari. Jangan Anda menanyakan hasilnya budi daya ikan lele, tapi yang harus Anda tanyakan betapa seringnya naik turunnya berbudidaya ikan lele tersebut, supaya Sebelum Anda memulai usaha budi daya lele Anda akan siap dalam berbagai resiko yang akan Anda hadapi di kemudian hari. Anda harus ingat dalam usaha itu tidak selamanya indah tetapi ada masanya kita akan di ragukan dan bahkan bisa saja kita berhenti usaha tersebut, Supaya kita bisa menangani hal tersebut maka kita harus benar-benar siap dalam hal seperti itu pelajari dulu faktor-faktor kegagalan budi daya ikan lele tersebut. Bukannya saya menakuti Anda untuk memulai budi daya ikan lele, Tetapi saya tidak ingin Anda berhenti begitu saja di kala Anda sudah memulai usaha budi daya ikan lele. Saya harapkan Anda sukses selalu dalam budi daya ikan lele amin.

Faktor Kurangnya Pengetahuan

Di antaranya faktor kegagalan adalah kurangnya pengetahuan dalam budi daya ikan lele tersebut, Jika kita mau memulai usaha apa pun usahanya sebaiknya kita pelajari dulu dan terus mencari informasi dengan menanyakan kepada orang yang sudah pengalaman di bidangnya, ikutan dengan forum-forum, dari buku atau seperti yang Anda baca sekarang dari media sosial.

Tidak Memahami Ikan Lele

Perlu Anda ketahui ikan lele adalah ikan yang hidup alias punya nyawa, Jika Anda tidak memahami ikan lele dengan baik pastinya banyak kematian, Jika Anda sudah memulai usaha budi daya lele yang harus Anda ketahui adalah memahami sifat ikan lele tersebut, Anda harus mengetahui apa yang di inginkan ikan lele walaupun kita tidak bisa berkomunikasi dengan ikan, tapi kita masih bisa melihat gerak geriknya ikan. Kenapa kita tahu bahwa ikan lele akan mijah di air yang bening tidak di air yang keruh seperti itulah contohnya. Adanya pengetahuan seperti itu, karena dengan adanya uji coba dan terus mencari tahu dengan meneliti tingkah laku si ikan lele, pribahasa mengatakan guru yang paling pasti adalah pengalaman kita dalam menjalankan usaha tersebut, Jadi sambil Anda berjalan maka sebaiknya Anda terus mencari dan mencari pengetahuan baru tentang budi daya ikan lele.

Tidak Fokus Menjalankannya 

Kebanyakan yang gagal budi daya ikan lele di karenakan tidak fokus dalam usahanya. Jadi Anda sebagai pemula atau yang sudah berjalan di bidang usaha budi daya ikan lele jika ingin sukses adalah fokus dalam usaha tersebut. Karena banyak yang baru memulai kemudian sudah tergiur lagi dengan usaha yang baru-baru ini yang populer masa kini, padahal kesuksesan itu bukan di lihat dari yang lagi populernya usaha, tapi di lihat dari segi fokusnya menjalankan usaha tersebut, saya sudah bilang di atas bahwa kita harus mempelajari faktor perjalanannya usaha bidang budi daya lele, jangan cuma melihat dari populernya usaha tersebut.

Jangan Cuman Usaha Ikut-Ikutan

Di antaranya yang usaha  budi daya ikan lele berhenti di tengah jalan di karenakan usaha ikut-ikutan. Karena melihat temannya sukses di bidang usaha budi daya lele maka tergiurlah untuk memulai usaha budi daya lele.

Faktor Mudah Mengeluh

Di antaranya orang yang usahanya berhenti di tengah jalan adalah orang yang mudah mengeluh, Baru saja menemukan kendala sedikit langsung mengeluh dan akhirnya usahanya berhenti di tengah jalan, bukannya mencari informasi penyebabnya malah langsung mengeluh.

Friday, January 29, 2016

CARA BUDIDAYA IKAN KOI

Ikan koi sangat di gemari oleh para pencinta ikan hias dan harganyapun sangat lumayan, jadi baik bagi kita yang mau memulai usaha budidaya ikan koi karena peluang masih cukup besar. Dan caranyapun sangatlah mudah dan kuat dengan berbagai cuaca tidak mudah terserang penyakit ikan. Perawatannyapun cukup mudah dan sederhana bagi pemula juga pasti bakalan bisa. Jadi Anda sebagi pemula jangan takut berbudidaya ikan kio, lakukan dari mulai sekarang dan rasakan kesuksesannya.

Cara Pemijahan Ikan Koi

Pemijahan koi sebenarnya sangatlah mudah, bisa di kolam tanah atau kolam tembok dan bisa juga di kolam terpal. Ciri-ciri ikan koi siap di pijahkan di antaranya :
  1. Betina perutnya kelihatan lebih besar 
  2. Jantan Jika kita di pegang perutnya akan mengeluarkan cairan putih
  3. Bandingannya 1 betina bisa dengan 3-4/lebih jantannya
Pemijahan ikan koi sebaiknya dari indukan yang berwarna biasa saja jangan yang terlalu bagus, karena biasanya jika indukan warnanya setandar akan menghasilkan keturunan yang berwarna bagus, dan warnanya sangat mengkilap dan rapi. Dan jangan lupa jika betina 1 ekor jantannya harus banyak supaya telurnya terbuahi semuanya, karena 1 ekor betina akan mengeluarkan ribuan telurnya, dan jika kekurangan jantannya maka telur akan banyak yang tidak terbuahi oleh si jantan tersebut. Jadi bidang pertanian sangat menyarankan Anda jika akan memijahkan ikan koi sebaiknya jantannya banyak agar telurnya bagus dan terbuahi semuanya, dan juga warna keturunannya akan banyak pilihan.
Jika Anda akan memijahkan ikan koi di media kolam terpal maka sediakan injuk atau serabut kelapa untuk tempat menempelnya telur-telur ikan koi tersebut.

Tahap Perawatan Telur

Dalam perawatan telur sebaiknya Anda memisahkan telur-telur dengan indukannya agar si telur tidak terganggu oleh induknya dan perawatan lebih mudah, Telur koi biasanya akan hidup setelah kurang lebih 3 hari. Pemberian pakan setelah ikan berumur 6 hari maka kita siap pemberian pakan, pakan pertama biasanya menggunakan cacing sutra atau bisa di bilang cacing rambut. Jika ikan koi sudah 1 bulan maka kita akan melanjutkan ke tahap pendederan.

Tahap pendederan ikan koi

Dalam masa pendederan lebih baik menggunakan kolam tanah, supaya pertumbuhannya cepat.
Caranya kolam tanah kita rabuk dullu dengan kotoran ayam kemudian kita rendam dalam jangka 1 minggu setelah 1 minggu baru ikan koi siap di dederkan ke dalam kolam tersebut.

Tahap Penyortiran

Selanjutnya setelah ikan koi udah 1 bulan berada di kolam pendederan alias kolam tanah yang di rabuk kotoran ayam tersebut, maka kita mulai penyortiran ikan koi, kita pindahkan antara ikan koi yang warnanya bagus dan yang biasa-biasa saja, karena warna ikan koi yang menentukan murah atau mahalnya ikan koi. Jadi kita pisahkan antara ikan koi yang berkualitas dan yang tidak. Karena dalam 1 pemijahan tidak semuannya kan mendapatkan keturunan ikan koi yang berwarna bagus, dari situlah perlunya pendederan.

Catatan :

Sebenarnya pemijahan ikan koi sangatlah mudah tidak ada hal-hal yang khusus.yang paling di perhitungkan dalam berbudidaya ikan koi adalah bagai mana dan gimana supaya kita menghasilkan keturunan ikan koi bisa memiliki warna-warna yang berkualitas. Jika anda kepingin tau maka Anda harus bereksperimen dan terus coba sampai Anda mengetahui bagai mana supaya kita bisa menghasilkan ikan koi yang berwarna bagus atau yang di harapkan oleh pencinta ikan koi. Itu adalah PR bagi pemijah ikan koi. Jika Anda berhasil menemukan caranya maka pundi-pundi rupiahpun sudah ada di depan Anda. Selamat mencoba dan sukses selalu.
Jangan lupa baca juga Artikel yang bersangkutan perikanan di bawah berikut :
Cara Budidaya Ikan Sidat
Faktor Kegagalan Merawat Telur Ikan
Tips Sukses Budidaya Gurami

Thursday, January 28, 2016

CARA BUDIDAYA IKAN SIDAT

Kali ini bidang pertanian akan menjelaskan tentang budidaya ikan sidat, Ikan sidat adalah salah satu usaha yang banyak digemari karena banyaknya permintaan pasar dan harganya sangat mahal, dan masih jarang orang yang berbudidaya ikan sidat tersebut. Jadi cukup menjanjikan usaha budidaya ikan sidat ini karena peluangnya sangatlah besar.
Ada beberapa tahapan yang perlu kita ketahui tentang bagaimana cara budidaya ikan sidat yang baik :

Budidaya Ikan Sidat di Kolam Terpal

Sebenarnya budidaya ikan sidat tidak harus di media kolam terpal, masih banyak cara-cara dan jenis-jenis media untuk budidaya ikan sidat. Tapi kali ini bidang pertanian akan membahas cara budidaya ikan sidat di kolam terpal, karena kolam terpal sangat banyak ke unggulannya di banding dengan kolam-kolam yang lainnya di anataranya :
  1. Ikan sidat tidak berbau tanah
  2. Mudah membersihkan kolam terpal tersebut
  3. Dan bisa di lakukan di tempat yang kekurangan lahan
  4. Biaya pembuatan kolam lebih minim di bandingkan dengan media yang lain
  5. Simpel dan sangat mudah
Cara pembuatan kolam terpal sangatlah mudah, pembuatan kolam terpal anda bisa memakai media bambu untuk rangka atau pinggiran kolamnya, Sebaiknya kita jugua menyiapkan tutup kolam tersebut dengan menggunakan anyaman dari bambu untuk menjaga dari predator-predator yang memangsa ikan sidat tersebut. Untuk ukurannya tergantung banyak sedikitnya ikan sidat yang akan kita di budidayakan, jika kita membeli benih sidat berukuran 0,17 gram/ekor dengan jumlah kepadatan untuk masing-masing tempat pemeliharaan sekitar 6 ekor per 1 liter air.
Sampai sekarang masih belum ada yang bisa memijahkan ikan sidat tersebut, jadi untuk berbudidaya ikan sidat sekarang masih proses manual atau benihnya masih dari alam aslinya, Jadi sangatlah perlu mengetahui tahapan-tahapan budidaya ikan sidat tersebut, karena ikan akan di budidayakan di alam buatan alias kolam terpal.
Budidaya ikan sidat Ada tiga tahapan yang perlu kita ketahaui tahapan pendederan 1, tahapan pendederan 2, dan tahapan pembesaran.

 Tahapan Pendederan Pertama

Dalam tahapan pertama kita akan dipokuskan cara bagaimana ikan sidat bisa beradaptasi dari alam ke kolam buatan kita alias kolam terpal. atau bisa di sebut tahap pengenalan benih ikan sidat supaya bisa beradaptasi dengan kondisi alam buatan (kolam terpal) dan supaya bisa mengkonsumsi pakan buatan, bukan pakan alam

Tahapan Pendederan Kedua

Tahapan kedua kita akan di haruskan untuk menghasilkan ikan sidat sampai 10 grm/ekor.
Nah dalam tahapan kedua setelah kita bisa mempelajari tahapan satu alias bagaimana caranya mengadaptasikan ikan sidat tersebut kedalam kolam buatan, Tahapan kedua kita akan di tuntut bagaimana ikan sidat bisa mencapai kurang dari 10 gram/ekornya. jika ikan sidat kurang dari 10 gram/ekornya maka kita akan melanjutkan ke tahap ketiga yaitu pembesaran.

Tahap Pendederan Pembesaran

Dalam tahap pembesaran Anda akan di haruskan ikan sidat sampai berukuran 200 gram ke atas per ekornya. dalam tahapan pembesaran kita akan membutuhkan kolam yang besar.
Untuk mendapatkan sidat konsumsi dari ukuran 200 gram/ekor kita akan membutuhkan waktu kurang lebih 5 bulan, dalam tahapan ini kita akan di haruskan memperhatikan suhu air kolam sidat tersebut, diharuskan untuk volume pergantian airnya minimal 300%setiap hari, supaya suhu airnya tetap terjaga pada kisaran 29-31 drajat C, Sebagaimana ikan sidat berada di alamnya.
Sekian tentang penjelasan singkat tentang budidaya ikan sidat
Baca juga artikel tips sukses budidaya gurami


Wednesday, January 27, 2016

FAKTOR KEGAGALAN MERAWAT TELUR GURAMI

Semangat muda kali ini bidang pertanian akan membahas tentang kenapa faktor kegagalan dalam perawatan telur gurami.
Usaha budidaya gurami memang sangat menggiurkan karena dengan modal kecil tapi bisa untung besar, itulah sebabnya sekarang banyak orang yang berwirausaha budidaya gurami, tapi untuk pemula terkadang tidak tau bagai mana caranya tahap awal budidaya gurami, dan bagaimana cara perawatan telur gurami yang baik.
Terkadang orang pemula yang mau berusaha budidaya gurami tidak memperhatikan faktor-faktor kegagalan dalam perawatan telur gurami. Bidang pertanian akan menjelaskan sedikit faktor-faktor atau penyebab kegagalan telur gurami.
  • Telur banyak yang mati
Terkadang pemijah gurami telurnya banyak yang busuk, kemungkinan itu bisa di akibatkan dari indukannya yang kurang bagus, atau kurang subur, maka sebelum memijahkan gurami Anda sebaiknya memilih dan memilah indukan gurami yang mau di pijahkan, biar hasilnya maksimal, Dan terkadang bila telur banyak yang bususk di sebabkan faktor air yang kurang seteril, atau ada saluran air yang dari limbah-limbah rumah atau limbah rumahsakit, Jadi Anda sebaiknya untuk pemijahan gurami harus diperhatikan dullu kolamnya apakah aluran airnya dari limbah-limbah di atas atau tidak, untuk menjaga kualitas telur yang baik.
  • Jika dalam pemijahan telurnya baik, tetapi dalam perawata banyak yang mati?
Jika hal tersebut terjadi pada diri Anda itu kemungkinan Anda belum tau cara perawatan telur gurami karena perawatan telur gurami ada hal-hal yang khusus yang perlu kita perhatikan, di antaranya adalah dari faktor air. Jika Anda sebagai pemula dalam perawatan telur gurami maka Anda harus benar-benar memperhatikan faktor air, jangan sampai berbau dan jangan sampai kotor, atau terkena air kencing kuing, jadi simpanlah telur di tempat yang aman dari predator-predator. Dan hal di atas bisa juga di sebabkan karena Anda menyimpan telur tersebut di tempat yang terkena sinar matahari langsung, jadi Anda sebagai pemula harus menghindari telur dari sinar matahari langsung, karena si telur masih rentan jika terkena sinar matahari langsung maka kemungkinan telur akan pada mati semuanya karena si telur-telur kemungkinan menjadi matang di akibatkan panasnya sinarmatahari karena telur-telur kulitnya sangat tipis.
Dan jangan lupa jika anda akan mengganti air tersebut maka air jangan langsung di gunakan jika anda mengambil airnya dari sungai. Tetapi Anda harus mendiamkan beberapa hari atau sehari semalam sebelum telur di pindahkan ke air yang baru atau untuk pergantian air. karena kemungkinan air yang baru di ambil masih banyak bakteri-bakteri yang akan merusak telur  gurami tersebut. Jadi anda harus menyeterilkan dullu air tersebut dengan cara mendiamkan terlebih dahulu atau di panaskan dengan di simpan yang terkena panasnya trik matahari, kalau sudah dingin atau diamkan semalam baru air tersebut bisa anda gunakan untuk mengganti air yang sudah kotor atau yang sudah berbau.
  • Pertumbuhan telur sangat lambat
Nah jika Anda mengalami hal tersebut itu di sebabkan faktor indukan yang tidak bagus. atau umur indukan terlalu muda jadi akan mengakibatkan keturunannya kurang baik dalam pertumbuhannya. Atau bisa juga di sebabkan karena indukan gurami sering di pijahkan atau umurnya terlalu tua itu juga bisa mengakibatkan pertumbuhannya sangat lambat.
Nah jika Anda seorang pemula dalam budidaya gurami maka yang perlu anda perhatikan faktor-faktor di atas tersebut. Jika anda bisa menghindari hal-hal yang di atas maka budidaya gurami Anda insa allah akan berhasil dan untung besar karena tidak banyak kematiannya. maka pelajarilah hal yang paling terkecil, jangan di lihat segi untungnya saja tapi jika Anda pingin memulai usaha maka pelajarilah kendala-kendala atau faktor-faktor kegagalannya biar Anda bisa mengendalikannya dari seawal mungkin agar apa yang Anda harapkan dapat terpenuhi dengan baik.
Karena kebanyakan orang yang mau memulai usahanya dikarenakan tergiur keuntungannya dan tidak melihat faktor-faktor yang bakalan membuat Anda berhenti di tengah jalan. Jadi bidang pertanian sangat menyarankan jika Anda mau berwirausaha maka yang harus Anda ketahui adalah faktor-faktor yang membuat usaha tersebut bisa bangkrut. Jika Anda bisa mempelajarinya maka yang ada di hadapan Anda adalah kesuksesan yang menunggu Anda. Siapkah Anda untuk menjalani sesuatu yang pahit jika Anda memulai usaha? Siapkah Anda apapun yang terjadi dalam usaha Anda, Anda tidak akan berhenti di tengah jalan? Jika jawaban Anda siap maka Anda berarti sudah siap untuk sukses. Jangan anda depankan Anda siap untuk sukses terlebih dahulu, karena jika Anda memulai usaha adalah siap untuk sukses di kala Anda aa permasalahan di tengah jalan dalam usaha maka Anda pasti akan berhenti dan tidak akan di jalaninnya, itulah sebab faktor orang-orang yang berusahanya berhenti di tengah jalan karena tidak siap dengan faktor-faktor kegagalannya. Demikian sekilas tentang faktor-faktor kegagalan dalam memelihara telur gurami, sekian dan salam sukses selalu.




Monday, January 25, 2016

CARA PERAWATAN TELUR GURAMI

Kali ini bidang pertanian akan membahas sedikit tentang bagaimana cara perawatan awal telur atau larva gurami, karena telur gurami harus di perlakukan khusus agar tidak banyak kematian.
Jika kita pemijag gurami seharusnya kita memisahkan indukan dan telur-telur tersebut biar menjaga jumlah telur-telur tersebut. Baca juga Tips sukses budi daya ikan gurami
Telur gurami yang bagus kita bisa di lihat dari warna telur tersebut, jika warnanya kuning bening itu adalah telur yang bagus, jika warna telur putih itu berarti telur yang mati atau tidak terbuahi oleh pejantan gurami, maka dari itu kita perlu penyeleksian telur gurami tersebut agar perawatan lebih mudah dan hasilnya maksimal.
Apa saja peralatan yang di perlukan :
  1. Baskom
  2. Sendok garfu
  3. Koran
  • Setelah indukan gurami bertelor sebaiknya Anda angkat dan pisahkan telur tersebut ke dalam baskom, pertama Anda harus bersihkan baskom tersebut jangan sampai bau sabun atau sejenisnya, kemudian baskom kasih air sungai, setelah itu masukan telur-telur gurami tersebut ke dalam baskom, setelah tiga hari telur atau larva gurami akan mulai hidup, selalu chek airnya apabila sudah berbau atau keruh segera anda lakukan pergantian air supaya mencegah kematian telur gurami tersebut, karena jika air bau busuk atau keruh telur gurami akan pada mati, jadi jagalah kebersihan air, karena kebersihan air faktor utama dari perawatan telur gurami tersebut.

  • Jika air masih bening dan di atas permukaan air banyak minyak yang di timbulkan telur tersebut, maka caranya anda bisa menggunakan koran, sobek koran seukuran baskom tersebut kemudian tempelkan pada permukaan air, ulangi cara berikut sampai minyak benar-benar bersih, dan segera lakukan hal tersebut jika sudah ada minyak lagi.
  • Dan apabila ada telur atau larva yang mati Anda harus segera mengambilnya agar air tidak berbau, caranya anda bisa menggunakan sendok garfu makan, ambil satu persatu telur yang mati sampai bersih, dan lakukan hal tersebut sampai si telur siap pendederan kedalam kolam.
Biasanya larva gurami siap pendederan ke dalam kolam sesudah umur 8-10 hari, dan agak kelihatan kehitaman.
 Setelah siap pendederan kita tinggal pindahkan ke kolam. bisa dengan menggunakan kolam plastik atau langsung ke kolam tanah.
Dan jangan lupa jika telur gurami terlalu banyak di dlam satu baskom maka kita harus membaginya menjadi dua baskom, dan jika masih kelihatan terlalu banyak maka kita jadikan tiga baskom dan seterusnya jika masih kelihatan banyak, karena jika telur terlalu banyak dalam satu baskom bisa mengakibatakn banyak kematian, dikarenakan air mudah berbau dan kondisi kesesakan.
Dan jangan lupa menaruh baskom yang berisi telur gurami tersebut harus di tempat yang aman, jauh dari predator, seperti semut, cicak dan dll. Dan juga menghidari dari air kencing ucing karena bisa mengakibatkan kegagalan total alisa telur pada mati semuanya. Jadi simpan baskom tersebut di tempat yang aman, dan simpan di tempat yang teduh jangan terkena sinar matahari langsung, karena telur tersebut masih rentan jika ke panasan bisa-bisa telur gurami akan menjadi matang terus mati.

Sunday, January 24, 2016

CARA MERAWAT DOC AYAM KAMPUNG SUPER

Salam sukses sahabat tani semuanya kali ini bidang pertanian akan cerita sedikit tentang pengalaman cara merawat doc ayam kampung super, Jalan kesuksesan berbeda-beda ada yang sukses usaha di bidang perikanan, pertanian dan juga di bidang ternak ayam kampung super. Jadi intinya adalah bagaimana kita cara merawat usaha kita, apakah sudah benar-benar apa belum itu yang harus kita tanyakan pada diri kita, apapun usahanya.
Nah kali ini bidang pertanian akan cerita sedikit tentang pengalaman cara merawat doc ayam kampung
  • Persiapan tempat
Sebelumnya kita harus persiapkan dulu untuk tempat DOC ayam kampung sebelum kita membeli DOC ayam kampung tersebut, agar bisa semaksimal mungkin dalam perawatannya.
Perawatn DOC ayam kampung beda dengan perawatan ayam yang sudah dewasa, karena merawat DOC ayam kampung ada prilaku yang khusus di antaranya :
  1. Box untuk menampung DOC tersebut, kita harus membuat box untuk perawatan awal DOC, pembuatan box seharusnya dari bahan-bahan yang tertutup yang tidak berlubang-lubang seperti dari triplek, dll. dan ukuran tergantung jumlah DOC yang kita punya. Jadi sebelum membeli DOC ayam sebaiknya kita buat dulu boxnya biar entar tahu harus berapa ekor yang akan kita beli tergantung ukuran boxnya. 
  2. Kasih Koran di dalamnya biar mudah dalam pembersihan, terus taburkan sedikit sekam padi biar agak hangat. Karena kita harus membersihkan box tersebut 1 minggu sekali agar terjaga kebersihannya dan menghindari adanya penyakit/hama yang menyerang DOC ayam kampung.
  3. Jangan lupa kasih pemanas buatan dengan menggunakan lampu, karena suhu untuk perawatan DOC harus setabil sekitar 30 Drajat C jangan sampai kurang atau lebih, karena akan mengakibatkan setresnya pada ayam dan kemungkinan akan menimbulkan kematian. Jadi penting dalam pemanasan dan menjaga suhu tersebut. Gunakanlah pengukur suhu ruangan dan kapsul otomatis pengukur suhu biar suhu bisa setabil.
  4. Jangan lupa si box harus ada pintu biar bisa buka tutup, karena jika di malam hari si box harus tertutup, karena biasanya penyakit ayam akan menyerang pada malam hari, jadi tutuplah pada malam hari serapat mungkin dan beri udara secukupnya saja.
  5. Dan jangan lupa box harus di tempatkan yang terkenia sinar matahari pagi, karena DOC butuh pemanas alami dari matahari dan paling bagus di pagi hari, Jadi biarkanlah DOC di jemur pada pagi hari selama 1 jam. biar daya tahan tubuhnya kuat dan kekar dan juga tidak kelihatan pucat kulitnya.
    Sekian penjelasan singkat Tentang Cara merawat DOC ayam kampung super, saya ceritakan poin-poin pentingnya saja dan yang lainnya pasti sudah pada tahu.







     

Saturday, January 23, 2016

CARA MEMBUAT PAKAN AYAM DENGAN BIAYA MINIM

Salam sejahtera sahabat tani semuanya kali ini bidang pertanian akan membahas sedikit tentang cara membuat pakan ayam kampung dengan biaya yang sangat minim.
Karena semakin lama harga pakan ayam semakin mahal, maka dari itu supaya kita tidak merugi dalam usaha ternak ayam kampung maka kita harus bisa mengolah pakan sendiri, apalagi kita bisa membuat pakan ayam dengan biaya yang sangat minim. Nah kali ini bidang pertanian akan membeberkan tentang cara membuat pakan ayam kampung super dengan biaya yang sangat minim.
Sebenarnya sangatlah banyak di sekitar kita bahan-bahan yang bisa kita jadikan campuran pakan ayam kampung super di antaranya :

Memanfaatkan daun singkong

Daun singkong sangat baik bagi pertumbuhan dan bobot ayam kampung super, dan biayanya juga sangat minim bahkan bisa dengan gratis untuk mendapatkannya apabila kita punya tangkai singkong sendiri.
Caranya :
  • Pertama kita cincang dulu daun singkong yang udah tua sampai menjadi berukuran kecil-kecil, sebanyak-banyaknya tergantung jumlah ayam yang kita miliki. Dan juga bisa dengan cara daun singkong di keringkan terlebih dahulu kemudian kita remas-remas sampai menjadi butiran kecil-kecil, dan juga cara ini bisa membuat sekala besar dalam sekaligus karena daun singkong yang sudah di keringkan bisa kita simpan selama mungkin, jadi saya menyarankan jika anda sebagai ternak ayam kampung super dalam sekala besar lebih baik Anda menggunakan cara pengeringan daun singkong untuk di jadikan bahan tambahan pakan ayam jawa super. Karena saya punyanya dalam sekala kecil maka saya langsung dengan media mencincang daun singkong tersebut sampai berukuran kecil-kecil
    Nah ini untuk pemberian langsung tanpa adanya pengeringan terlebih dahulu.
  • Dan yang kedua kita bisa dengan bekatul untuk campurannya, perbandingannya terserah Anda jika pingin lebih minim biaya yang pasti daun singkong yang lebih banyak.
  • Kemudian kita campurkan dua bahan tersebut sampai merata
     
  • Kemudian aduk sampai merata, samapai seperti gambar di bawah berikut..
 

  •  Yang terakhir kita kasih air hangat dan aduk sampai merata sampai basah sekitar 60%. Gunanya air panas supaya membunuh bakteri yang ada di daun singkong tersebut, kemudian dinginkan sebelum kita kasih pada ayam kita, setelah dingin baru deh kita kasih pakan tersebut pada ayam kesayangan kita.
    Catatan :
Pakan ini bisa di kasih pada ayam yang sudah berumur 1 bulan, jadi tetap saja pakan yang baru netas sampai berumur 1 bulan kita kasih pakan yang dari pabrik, karena masih masa pengopenan dan masih belajar memakan sesuatu, jadi ya kita harus mengeluarkan agak tebel tuh modal pakan dalam jangka 1 bulan tersebut,gambar di atas  yang punya saya itu baru umur 2,5 bulan dan beratnya paling besar ada yang 1,5 Kg paling kecil beratnya 8 ons, lumayankan, coba kalo kita sekala besar benar-benar serius usaha ternak ayam kampung super, jadi penghasilan lebih lipet deh.
Sekian dan terimakasih, selamat mencoba dan salam sukses selalu.

Friday, January 22, 2016

CARA BUDIDAYA JAMUR JERAMI

Salam sejahtera sahabat tani semuanya kali ini bidang pertanian akan membahas sedikit tentang budidaya jamur merang atau jerami. Usaha budidaya jamur tiram sangatlah bagus di berbagai daerah.
Pertama yang anda perlukan untuk berbudidaya jamur merang yaitu pembuatan kumbang atau tempat budidaya jamur merang tersebut,
Penentuan lokasi : Anda sebelum memulai budidaya jamur merang anda harus pintar-pintar memilih lokasi yang tepat supaya hasilnya maksimal, di antaranya yang bisa memadai sebagai berikut
  1. Sumber jerami. Buatlah kumbang di tempat yang memadai jerami atau di daerah yang tidak sulit untuk mendapatkan jerami.
  2. Sumber air. Jadi anda juga harus memikirkan sumber air karena nantinya agar mudah mendapatkan air dan tidak menyesal di kemudian hari.
  3. Jalan. Kumbang harus dekat dengan jalan masuk keluar kendaraan agar mudah membawa media-media budidaya jamur tiram.
Persyaratan yang harus anda penuhi dalam membuat kumbang di antarnaya :
  1. Dinding dalam dan atas menggunakan plastik polyetllen.
  2. Dingding luar menggunakan sterofoam.
  3. Kumbang lebih baik di tempat.
Dan anda juga sebelum memulai budidaya jamur merang anda harus mengetahui perbedaan kumbang dan manfaat kumbang tersebut:
  1. Kumbang atas lancip: Bila panas maka uap akan mengalir kesamping, digunakan untuk kumbang yang memiliki satu rak di tengah.
  2. Kumbang atas dasar: uap air akan jatuh ketengah-tengah kumbang, digunakan untuk kumbang yang memiliki dua rak.
Media untuk pembuatan jamur merang di antaranya yaitu:
  1. Jerami
  2. Kapur CaCo3
  3. Dedak
  4. Limbah kapas
Mengapa kita menggunakan mdeia dengan jerami? Karena jerami mengandung:
  1. Lignin
  2. Selulosa
  3. Silicca
Nah yang berada di daerah yang susah jerami jangan putus asa untuk berbudidaya jamur merang karena Anda bisa menggunakan media alternatif jerami dengan menggunakan sebagai berikut :
  1. Alang-alang
  2. Eceng gondok
  3. Batang jagung
  4. Kelaras pisang
Nah bagi Anda yang tidak ada jerami anda bisa menggunakan salah satu media yang tertulis di atas jadi jangan takut karena tidak ada jerami ya hehe.
Dan jika Anda bingung tentang media limbah kapas anda tinggal pilih yang berada di daerah anda salah satunya sebagai berikut :
  1. Hampas sagu
  2. Hampas tahu
  3. Hampas tempe
  4. Hampas kapuk
Nah sekarang kita sudah tau apa saja media-media yang kita butuhkan untuk berbudidaya jamur merang, sekarang tinggal bagaimana cara mengolah media-media tersebut :
Cara pembuatan Komos
  1. Lapisan atas kompos kapas
  2. lapisan bawah kompos jerami
Memasukan kompos :
  1. kurang lebih 10 hari kompos jerami masuk kumbang, simpan setinggi 40 cm di rak
  2. Lapisi 0,5 cm kompos kapas  yang telah di kompos selama 1 bulan.
  3. Pasteurisasi sampai suhu 70 Derajat C pertahankan selama 4-5 jam.
  4. Penanaman dilakukan bila suhu lebih dari 40 Derajat C.
Sekian panduan singkat tentang budi daya jamur merang atau jamur jerami, terimakasih selamat mencoba dan sukses selalu.

Thursday, January 21, 2016

TIPS SUKSES BUDIDAYA TANAMAN TOMAT

Pada dasarnya tanaman tomat dibagi menjadi 2 type yaitu ditterminite dan inditermidate.
Diterminite seperti : Maestro, Titanik dan lain-lain di pelihara dua cabang.
Intermidate Seperti : Permata, Ratna,Buba, dan lain-lain, tanpa potong cabang.

Syarat Tumbuh Tanaman Tomat

Tanaman tomat dapat tumbuh dari dataran rendah sampai dataran tinggi mulai 0-1000 m dpl. Tanaman tomat memerlukan sinar matahari penuh karena merupakan tanaman perdu, yang perlu diketahui menanam tomat sebaiknya lahan jangan bekas tanaman sejenis solanae seperti : terong, cabe, kentang dan lain-lain membutuhkan pH tanah netral (7,0), bila pH tanah rendah maka perlu di tambah kapur (dolomite).

Pengolahan Tanah

Pengolahan tanah sebaiknya dilakukan seawal mungkin untuk mendapatkan pengolahan tanah yang lebih sempurna, setidaknya lahan harus sudah siap 5 hari sebelum tanam. Jangan sampai bibit menunggu lahan, lahanlah yang menunggu bibit.
Tujuan pengolahan tanah untuk mendapatkan struktur tanah yang gembur supaya mempermudah berkembangnya akar tanaman untuk menyerap makanan, udara dan air. Di dalam tanah buatlah parit dan got pembuangan dengan ukuran bedengan parit sebagai berikut : lebar bedengan 120 cm, panjang sesuai lahan max 10 m, tinggi bedengan 40 cm parit 60 cm, got pembuangan 50 cm. Tujuanya adalah untuk mempermudah pengairan diwaktu kering dan mempermudah pembuangan di waktu musim hujan, adapaun kebutuhan pupuknya sebagai berikut :
Pupuk kandang jadi 2 ton, dolomit 200 kg, Za 71 kg, TSP 55 kg, Kcl 25 Kg, untuk 1000 m, mulsa hitam perak, lanjaran.

Persemaian

Persemaian ada dua cara yaitu :
Langsung dengan polibag/pot atau bedeng persemaian caranya tanah digemburkan di buat bedeng ukuran 1 m lebarnya, panjang sesuai lahan kemudian di beri pupuk kandang yang sudah jadi 2 kg, TSP 1 ons/m, Furadan setelah di tebar rata digemburkan dan dihaluskan di bikin rata buat alur 5 cm jaraknya tabur benih beri pelindung. Atau benih langsung di keambah dahulu dalam box/kotak 10 hari pindah pot/polibag pembibitan.

Persiapan Tanam

Sebelum penanaman dilakukan sebaiknya di buat ukur jarak tanam 60 x 60 cm dan diberi lanjaran sampai pengikatan selesai baru pelubangan mulsa. Tujuannya mempermudah perawatan dan tidak mengganggu pertumbuhan akar tanaman.
Penanaman bila tanah kering diairi dahulu 2 hari sebelum tanam dan setelah tanam dan penanaman jangan terlalu dalam/dangkal sebatas leher akar.

Pemeliharaan

  • Pemupukan, pupuk susulan berupa kocoran NPK yang di cairkan 3 kg/150 1 air cara pemberiannya :
  1. 5 hari setelah tanam bila bibit dari polibag, bila cabutan 10 hari.
  2. 15 hari setelah tanam.
  3. 25 hari setelah tanam ukuran 200 cc/pohon.
Ada cara lain pemberian pupuk yaitu apabila tanaman sudah dewasa caranya parit antara bedengan dibasahi, diberi jerami selang 5 hari dibasahi baru ditabur pupuk bila musim hujan tidak perlu dibasahi.
  • Potong Cabang
Potong cabang seawal mungkin jangan terlalu besar akan mengganggu pertumbuhan tanaman, pemotongan cabang ada 2 cara Diterminite potong cabang samapai atas di pelihara 2 cabang. Interminite cukup dibawah cabang utama ke atas tidak perlu pemotongan dibiarkan berkembang.
  • Pengikatan Batanag
Pengikatan batang jangan sampai terlambat, apabila terlambat tanaman akan mudah patah atau rebah, mengingat tanaman tomat tidak bisa merambat sendiri seperti tanaman buncis maka perlu pengikatan supaya bisa tumbuh tegak ke atas. Tujuannya untuk mempermudah perawatan.
Untuk pengikatan pertama yaitu tinggi batang 25 cm dan pengikatan selanjutnya 30 cm dan seterusnya.

Pengendalian hama/penyakit

Pengendalian penyakit suatu tanaman harus dikendalikan seawal mungkin secara preventif. Yang dimaksud adalah pencegahan sebelum populasi suatu penyakit berkembang biak.
Hama yang menyerang antara lain : ulat tanah, ulat tentara, ulat buah, homoque/ungker. Pengendaliannya apabila penyerangannya masih di atas garis ambang ekonomi (GAE) penyepraiannya dengan dosis penuh, apabila penyerangannya di bawah GAE interval penyepraiannya diperpendek. Adapun pestisida yang di pakai antara lain : trebon, spontan, marshal, sevin.
Penyakit yang menyerang antara lain : embun tepung, busuk batang, layu bacteri, virus, bercak daun, Adapun pestisida yang dipakai antara lain : morestan, ridomil, antracol, dithane, agrep, roval, agrimicin, diaconil.
Untuk pengendalian awal dilakukan bibit mau ditanam kemudian 4 hari setelah tanam selanjutnya apabila cuaca jelek interval seprainya 5 hari sekali. Dan apabila cuaca norma interval spray 7 hari, untuk penyepraian sebaiknya dilakukan pagi hari dan cuaca cerah.

Panen/Petik Buah

Tomat panen pertama cuaca normal 60 hari setelah tanam, panen tomat jangan terlalu matang, begitu ujung kelihatan merah siap di panen bila panen terlambat buah mudah pecah dan memar. Saat panen sebaiknya tangkai tidak diikutkan, sebab bisa merusak buah yang lain.
Sekian dan terimakasih penjelasan tentang budidaya tanaman tomat, selamat mencoba dan sukses selalu....